80 Mahasiswa STAI Baitul Arqom Diwisuda: Ilmu Harus Diiringi Adab dan Pengabdian

92


Bandung, Ansor Jabar Online
Sebanyak 80 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Baitul Arqom Al-Islami, Pacet, Kabupaten Bandung, resmi diwisuda pada Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-XII yang digelar di Gedung Graha Iman Ciparay, Selasa (28/10/2025). Acara berlangsung khidmat dan penuh makna, bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda.

Acara wisuda dihadiri jajaran senat, para alim ulama, sesepuh Pondok Pesantren Baitul Arqom, wali wisudawan, keluarga, serta tamu kehormatan dari Kopertais Wilayah II Jawa Barat yang diwakili Prof. Dr. H. Badruddin, M.Ag., Kaprodi S3 PAI UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Ketua STAI Baitul Arqom, KH. Ibnu Athoillah Yusuf Al-Hafidz, SH., MM., dalam sambutannya menegaskan pentingnya adab dan pengabdian setelah meraih gelar akademik. “Ilmu yang tidak dibarengi adab akan menghancurkan kehidupan seseorang, tapi ilmu sedikit dengan adab yang tinggi akan mengangkat derajatnya,” ujarnya. Ia juga berpesan dua hal kepada para wisudawan: birrul walidain (berbakti kepada orang tua) dan terus menuntut ilmu sepanjang hayat.

Dalam kesempatan itu, ia mengutip sabda Rasulullah SAW, “Barang iapa menginginkan dunia, hendaklah dengan ilmu; barang siapa menginginkan akhirat, hendaklah dengan ilmu; dan barang siapa menginginkan keduanya, hendaklah dengan ilmu.”

Koordinator Kopertais Wilayah II Jawa Barat dan Banten Prof. Badruddin dalam orasi ilmiahnya menyampaikan bahwa tantangan lulusan saat ini adalah menghadapi era yang serba tidak pasti. “Kunci sukses hari ini ada dua: inovasi dan jejaring. Sarjana yang sukses adalah mereka yang terus belajar dan rendah hati meski sudah bergelar tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) STAI Baitul Arqom, Dr. Ahmad Labudi, M.Ud., mengajak para lulusan menjaga nama baik almamater. “Ijazah bukan sekadar bukti pernah bersekolah, tapi bukti tanggung jawab moral di masyarakat. Mari kita buktikan dengan karya dan kontribusi,” ujarnya.

Dalam sidang senat terbuka tersebut, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Bapak Ridwan Ch. Madris, M.Pd.I., MM., membacakan Surat Keputusan tentang wisudawan berprestasi. Tercatat 22 mahasiswa meraih predikat cumlaude, di antaranya Devi Larasati, Ani Suryani, Rahim Mar’atussholihah, Maelin Putri Sahlin, Siti Aminah, Lia Nurmalia, Anisa Marliyana, Neng Ilma Siti Aisyah, Sinta Nurlaela, Rifki Rizal, Nisa Khoirunnisa, Neneng Cinta Putri Rahayu, Gisa Okta Nabila, Neng Astri Lestari Putri, Wina Nurul Alawiyah, Ahmad Hilmi, Ida Fitriani, Zida Halimatussadiah, Bunga Ayu Lavenia, dan Windari Sri Fatimah, dengan nilai cumlaude tertinggi diraih oleh Nadia Aulia, S.Pd.

Selain itu, enam mahasiswa juga meraih prestasi nonakademik. Penghargaan tahfidz Al-Qur’an 30 juz diberikan kepada Wina Nurul Alawiyah, S.Pd. dan Zahwa Mahmudah, S.Pd. Sementara prestasi hafalan Alfiyah 1.002 bait diraih oleh Ahmad Hasbi Abdullah, Ahmad Hilmi, Hajar Uswatun Hasanah, dan Sahri Muaddom. Deretan prestasi ini menjadi bukti bahwa STAI Baitul Arqom tidak hanya mencetak sarjana yang cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul secara spiritual dan moral.

Acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Dr. Mahya Hasan, S.Ag., dan penutupan resmi Sidang Senat Terbuka oleh Ketua Senat STAI Baitul Arqom. Para wisudawan tampak haru saat tali toga dipindahkan, menandai awal perjalanan baru untuk mengabdi kepada ilmu, agama, dan bangsa.

Pewarta: Deden Syamsu Romli