Ansor Jabar Kecewa Polres Karawang Telat Tangani Kasus Penganiayaan

389

Belum tertangkapnya pelaku penganiayaan terhadap Anggota Banser dan Kiai NU di Karawang mengecewakan Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Barat. Melalui keterangan tertulis, S. Fahmi Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Barat kecewa terhadap belum tertangkapnya terduga pelaku penganiayaan terhadap Kiai NU dan Anggota Banser. “Polres Karawang lamban dalam menangani kasus ini,” kata Fahmi. Banyaknya video yang tersebar, menurut Fahmi bisa menjadi petunjuk bagi Polisi dalam mengungkap kasus penganiayaan ini. “Video yang hari ini banyak tersebar bisa menjadi petunjuk bagi Polri untuk mencari pelaku dan juga otak pelaku,” ujarnya. Fahmi mengharapkan Polisi Daerah Jawa Barat juga Mabes Polri agar ikut turun tangan menangani kasus ini. “Polri atau setidaknya Polda Jawa Barat bisa ikut membantu menangangi kasus ini,” tambahnya. Pimpinan Wilayah Gerakan Ansor Jawa Barat menginstruksikan agar Anggota Banser dan Ansor agar tetap satu komando dan tidak jalan sendiri-sendiri. “Tetapi harus tetap proaktif mengikuti dan mengawal perkembangan kasus ini. Apabila ada instruksi selanjutnya, maka harus siap,” ungkapnya. Fahmi juga senantiasa berkoordinasi dengan pihak Kepolisian. “Apabila diperlukan, kami siap membantu pihak kepolisian untuk mengungkap identitas terduga pelaku penganiayaan,” katanya.

Idham