Kota Tasikmalaya, Ansor Jabar Online
Pondok Pesantren Al-Mukhtariyah, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, pada Sabtu (9/8/2025) menjadi pusat kegiatan Silaturahmi Pesantren (Silatusantren) yang digagas Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tasikmalaya bersama perusahaan Coklat Kita. Program ini menjadi ajang pertemuan santri, kader Ansor, dan masyarakat untuk mempererat ukhuwah sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya dan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari jati diri bangsa.
Acara yang berlangsung meriah tersebut dihadiri kader GP Ansor, santri, pengurus pesantren, dan warga sekitar. Tujuannya jelas: membangun kesadaran kolektif bahwa martabat dan jati diri bangsa Indonesia salah satunya bertumpu pada kekayaan budaya dan kelestarian lingkungan.
“Program ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah ikhtiar konkret GP Ansor bersama mitra strategis, Coklat Kita, untuk mengajak para santri dan masyarakat menjaga dua pilar penting: budaya kita yang adiluhung dan lingkungan hidup yang bersih,” tegas Bubung Nizar, Ketua PC GP Ansor Kota Tasikmalaya, saat memberikan sambutan.
“Menjaga budaya berarti menjaga identitas dan martabat bangsa. Sementara menjaga lingkungan adalah bentuk syukur dan tanggung jawab kita terhadap alam.” Lanjutnya.
Rangkaian kegiatan Silatusantren memadukan edukasi lingkungan dengan penguatan seni budaya, di antaranya:
- Bersih-Bersih Masjid, Santri dan anggota GP Ansor turun langsung membersihkan area masjid pesantren bersama Asosiasi Perusahaan Klining Servis Indonesia (APKLINDO), memberikan sentuhan profesional sekaligus edukasi tata cara pembersihan yang efektif.
- Workshop Pengelolaan Sampah, Menghadirkan pemateri ahli dari Universitas Padjadjaran (UNPAD) yang memberikan pengetahuan praktis tentang pengelolaan sampah bernilai ekonomi melalui konsep bank sampah, mendorong gaya hidup lebih ramah lingkungan di lingkungan pesantren.
- Pagelaran Seni Budaya, Menampilkan pertunjukan wayang kulit dengan dalang kondang Barata Sena. Pagelaran ini bukan hanya hiburan, melainkan upaya nyata memperkenalkan dan melestarikan warisan seni tradisional Indonesia di kalangan generasi muda pesantren.
Keberhasilan acara ini menjadi titik awal. Bubung mengungkapkan komitmen untuk melanjutkan program serupa dengan fasilitas yang lebih beragam.
“Silaturahmi ini adalah langkah pertama. Kami berkomitmen untuk melanjutkannya dengan program-program berkesinambungan, seperti Lomba Kebersihan Antar Pesantren dan penguatan program kemahsantrian yang mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan dan budaya,” pungkasnya.
Pewarta: Asep Deden
Editor : Ilham Abdul Jabar




























