Konferwil XX digelar, Faiz Siap Maju Jadi Ketua IPNU Jabar

210

Hari ini Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Barat akan menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-XX di PP Margasari Cijawura Kec. Buah Batu Kota Bandung. Kegiatan tersebut akan berlangsung dari hari ini tanggal 26 hingga 28 April 2024.

Konferwil XX ini bertajuk ‘Pelajar Berkarya, Menyongsong Indonesia Emas 2045’ dilakukan dengan bertujuan memperkuat IPNU sebagai organisasi kader dengan merumuskan agenda organisasi, melaksanakan regenerasi kepengurusan, dan mendorong peranan pelajar dalam menyongsong bonus demografi 2045.

Salah satu kandidat calon ketua PW IPNU Jabar dalam press release menyatakan kesiapannya untuk ikut berkontestasi dalam pemilihan ketua IPNU Jawa Barat.

Moh Faiz Pahrul Islam yang saat ini menjabat sebagai ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kabupaten Garut Masa Khidmat 2022-2024 bertekad untuk maju dengan membawa segenap gagasan dan inovasi untuk perkembangan IPNU di Jabar.

Faiz mengatakan, kesiapannya untuk maju di Konferwil PW IPNU Jabar itu bukan lantas ambisi pribadinya saja, namun atas dorongan dari para Majelis IPNU dan sepuh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut.

“Bismillah, setelah silaturahmi, sowan, dan berkumpul bersama Alumni dan sesepuh-sesepuh dari PCNU, semuanya mendorong kader Garut untuk ikut berkompetisi,” katanya, pada Jumat )26/04/24) Pagi.

Lebih lanjut, Faiz mengungkapkan bahwa dirinya aikan melanjutkan program-program dari kepengurusan sebelumnya yang baik dan lebih mengembangkannya dengan inovasi yang lebih baik.

“Beberapa program sudah disiapkan, semuanya akan disingkronkan dengan potensi SDM yang kompeten di bidangnya,” lanjutnya.

Salah satu programnya adalah menguatkan kembali faham Ahlus Sunnah Wal Jamaah di seluruh komisariat dan sekolah-sekolah umum dengan modifikasi program yang lebih inovatif.

“Tentunya, IPNU ini harus menjadi contoh bagi pelajar-pelajar NU, dan pelajar umum,” tambah Faiz.

“Sudah waktunya IPNU menjadi salah satu organisasi pilihan para pelajar untuk menjadi tempat bernaung, berkembang dan wadah prestasi,” kata Moh Faiz Pahrul Islam.

Faiz menilai, seiring dengan perubahan dinamika pendidikan di era modern, organisasi pelajar memiliki peran krusial dalam membentuk karakter, kepemimpinan, dan keterampilan yang diperlukan untuk sukses di dunia nyata.

“Untuk itu, IPNU harus melakukan pendekatan inovatif dalam organisasi pelajar dengan melibatkan pengintegrasian ide-ide baru, metodologi yang progresif, dan teknologi terkini untuk meningkatkan kualitas pengalaman anggotanya,” lanjut Faiz.

Di akhir, Faiz mengajak kepada seluruh rekan-rekan PC IPNU se Jawa Barat untuk berjuang bersama dalam kemajuan PW IPNU Jabar ke depan.

“Saya mengajak kepada seluruh rekan-rekan, terutama yang akan berjuang hari ini di Konferwil, utnutk memilih nahkoda baru, kita pegang teguh Garis Besar Program Perjuang IPNU, dalam membangun IPNU di Jawa Barat menjad semakin baik lagi,” tutupnya.

Adapun Visi dan Misi calon ketua PW IPNU Jabar, Moh Faiz Pahrul Islam adalah sebagai berikut :
Visi :
Terlahirnya pelajar NU yang adaftif, Kompetitif, dan prestatif guna terwujudnya organisasi ideal bagi pelajar di Jawa Barat.

Misi :

  • Melakukan Restorasi administrasi, kaderisasi, dan minat potensi di seluruh tingkatan. Dengan hal tersebut, koordinasi perbidang, lembaga semakin menguat selaras dan seirama dengan berpegang teguh terhadap garis besar perjuangan IPNU sebagai tujuan.
  • Memperkuat basic keilmuan pelajar NU dengan memperbanyak diskursus kajian dalam ruang lingkup disiplin pengetahuan NU, terutama penguatan faham Ahlus Sunnah Wal Jamaah An Nahdliyyah di semua tingkatan di satu sisi, dan wacana sosial di sisi lain. Sehingga tercipta sebagai organisasi yang berprestasi.
  • Menjalin kerja sama dengan berbagai stakeholders yang berhubungan dengan pendidikan, sosial, politik, ekonomi guna mempercepat gerak manfaat IPNU di semua tingkatan.
  • Menjadikan IPNU sebagai laboratorium eksplorasi ide dan inovasi. Salah satunya dengan melibatkan teknologi dalam program-program kedepannya, tanpa menghilangkan esensi kreativitas dari diri anggota itu sendiri. Dengan menciptakan ruang untuk berpikir kreatif, eksperimen, dan risiko yang terkendali, anggota organisasi dapat mengasah kemampuan berpikir kritis dan solusi kreatif. Program-program riset dan proyek-proyek inovatif akan membangun pondasi untuk kecerdasan buatan, teknologi, dan tren masa depan, membantu anggota menjadi pemimpin yang siap menghadapi tantangan yang belum terwujud.
  • Pemberdayaan teknologi di kalangan pelajar sebagai fokus utama. pelajar harus dilibatkan dalam penggunaan teknologi untuk meningkatkan efisiensi, kreativitas, dan kolaborasi. Kemitraan dengan perusahaan teknologi, dan program pengembangan aplikasi dapat menjadi sarana untuk menggali potensi penuh teknologi dalam mendukung misi dan visi organisasi.
  • Mengembangkan keterampilan interpersonal seluruh anggota. IPNU, di semua tingkatan harus menjadi tempat di mana hubungan antaranggota ditekankan, membangun kepercayaan, dan meningkatkan keterampilan komunikasi. Pelatihan kepemimpinan, lokakarya kolaboratif, dan proyek tim akan membantu anggota untuk memahami dinamika hubungan manusiawi dan membentuk kepemimpinan berbasis hubungan.
  • Menjadikan IPNU menjadi organisasi pelajar ideal yang terus mendorong tanggung jawab sosial dan keberlanjutan. Dengan menegaskan peran dan fungsi CBP IPNU, Melalui proyek-proyek lingkungan, kampanye sosial, dan program sukarela, anggota organisasi akan terlibat dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Kesadaran akan tanggung jawab sosial akan membentuk karakter anggota, menciptakan pemimpin masa depan yang peduli terhadap lingkungan dan kesejahteraan umum. Selian itu, kemitraan dengan dunia industri juga menjadi satu poin penting. Karena kita tahu, tuntutan masyarakat akan kebutuhan yang nyata adalah hal yang niscaya, jadi di samping pelajar menjadi seorang pemuda yang aktif beroganisasi, dalam mengambil langkah selanjutnya, ia juga mempunya bekal hardskill yang mumpuni.