Pelantikan dan Upgrading IPPNU Kecamatani Pacet: Wujudkan Kader Progresif dan Berdaya Guna

70


Bandung,
Pengurus Anak Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Pacet resmi dilantik dan mengikuti kegiatan upgrading di Aula GOR Desa Pangauban, Ahad (2/11/2025). Mengusung tema “Kaderisasi Berkelanjutan, Wujudkan IPPNU Pacet yang Progresif dan Berdaya Guna”, acara ini menjadi momentum penting bagi para kader putri NU untuk melanjutkan khidmat dengan semangat baru.

Kegiatan dihadiri jajaran MWCNU Pacet, pengurus ranting NU Desa Pangauban, serta badan otonom NU seperti Muslimat, Fatayat, Ansor, dan IPNU dan IPPNU Pacet. Turut hadir Pengurus Cabang IPPNU Kabupaten Bandung, pembina organisasi, dan perwakilan pemerintah kecamatan. Pelantikan dipimpin oleh Rekanita Baiduri dari PC IPPNU Kabupaten Bandung dan diikuti dengan pembacaan ikrar pengurus baru.

Ketua pelaksana, Shera Nur Azizah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Semoga pengurus baru mampu mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab dan membawa PAC IPPNU Pacet ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Ketua terpilih, Yusri Samrotussarifah, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat semangat kaderisasi yang berkesinambungan.

“Kaderisasi bukan hanya estafet kepemimpinan, melainkan napas organisasi yang harus terus hidup dari generasi ke generasi,” tegasnya. Ia juga mengutip sabda Nabi Muhammad SAW: “Khoirunnaas anfauhum linnas” — sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain.

Demisioner Ketua PAC IPPNU 2023–2025, Yeni Siti Rohimah, menyampaikan rasa bangga atas pelantikan tersebut.

“Setiap masa ada orangnya, dan setiap orang ada masanya. Semoga pengurus baru lebih solid, kompak, dan komunikatif agar bisa melanjutkan perjuangan dengan lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris PC IPPNU Kabupaten Bandung, Sri Rahayu, dalam sambutannya berharap pengurus baru dapat menjaga semangat berkhidmat dan berproses bersama.

“Organisator sejati adalah mereka yang mampu membawa perubahan, sekecil apa pun, untuk kemajuan organisasi,” ujarnya.

Pembina PAC IPPNU Pacet, Hj. Emma Siti Maryamah, mengapresiasi kiprah para kader yang terus tumbuh sejak 2020. Ia menilai IPPNU Pacet berhasil menjadi wadah belajar dan berorganisasi bagi pelajar putri.

“Mereka tidak hanya bergerak dalam kegiatan keagamaan seperti tahlilan dan marhabanan, tetapi juga aktif menyelenggarakan seminar fiqih wanita dan kegiatan sosial,” ungkapnya.

Ia pun menegaskan pentingnya prinsip “Al-muhafadzah ‘ala qadimis shalih wal akhdzu bil jadidil ashlah” — menjaga tradisi lama yang baik dan mengambil hal baru yang lebih baik.

Perwakilan Kecamatan Pacet, Surkon Suherman, menyatakan dukungan penuh pemerintah setempat terhadap kegiatan IPPNU.

“Silakan berkoordinasi dengan kecamatan karena banyak program yang bisa disinergikan. Kami siap mendukung,” ujarnya.

Ketua Tanfidziyah NU Desa Pangauban, Asep Idad, juga menyampaikan harapan agar IPPNU menjadi wadah pembentukan karakter pelajar yang berakhlak dan berjiwa pemimpin.

“Jangan takut bermimpi besar. Bangunlah hal-hal baru yang bermanfaat bagi masyarakat Pacet,” katanya.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Aang Romdhon Ahmad Syatibi, pembina IPNU setempat. Momentum pelantikan ini menjadi awal baru bagi kader IPPNU Pacet untuk terus berkiprah, berinovasi, dan berkontribusi bagi masyarakat dengan semangat ke-NU-an dan nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Pewarta: Deden Syamsu Romli