Bertindak sebagai pembina apel, Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Barat H. S. Fahmi dan Instruktur apel adalah Kepala Satuan Koordinasi Wilayah Barisan Ansor Jawa Barat, H. Yudi Nurcahyadi.
Dalam amanat apel, Fahmi mengamantkan agar Ansor dan Banser setia terhadap Pancasila sebagai komitmen. Peringatan Kesetiaan Pancasila ini dimaknai sebagai bentuk komitmen Ansor dan Banser terhadap Pancasila dan NKRI. Sejarah telah mencatat bagaimana Ansor dan Banser dibawah panji Nahdlatul Ulama sebantiasa memperjuangkan NKRI dan Pancasila.

“Peringatan Kesaktian Pancasila ini wujud bagaimana memperingati komitmen para pendahulu kita. Bagaimana NU dan Ansor juga Banser berkomitmen berjuang melawan penjajah dan mempertahankan NKRI dari rongrongan pengkhianat. Tanpa reserve tanpa perhitungan apapun,” kata Fahmi.
Fahmi juga mengingatkan bahwa Ansor Jawa Barat senantiasa tunduk dan patuh terhadap pimpinan. Bagi Ansor Jawa Barat, taat kepada pimpinan adalah kenyataan.
“Taat kepada pimpinan adalah wujud nyata kita berorganisasi. Kita yakin apapun yang diperintahkaj oleh pimpinan, apapun instruksinya itu adalah perintah dan kita wajib melaksanakannya. Karena kita yakin itu adalah kebaikan,” tegas Fahmi.
Dalam kesempatan yang sama, Fahmi juga mengingatkan bahwa Ansor tetap setia terhadap negara, siapapun pemimpinnya.
“Sebentar lagi, kita akan mengalami transisi kekuasaan. Siapapun itu kita harus siap berdampingan dan taat. Bagi kita kepentingan negara diatas kepentingan apapun,” tuturnya.
Tantangan Ansor bukan hanya intetnal. Tapi juga bagaimana Ansor mengisi ruang ruang di masyarakat. Bagaimana Ansor terlibat dalam kemajuan jaman sebagai subjek pembangunan. Bukan sebagai objek. Apalagi korban pembangunan.
“Pancasila harus adaptif terhadap kemajuan jaman. Ansor dan Banser mengaplikasikan Pancasila dalam ruang yang luas. Perkembangan jaman sebagai tantangan yang harus dijawab oleh Ansor dan Banser,” katanya.




























