Tepat Hari Buruh, Wakil Ketua Ansor Jabar Ahmad Fathoni Mulai Olah 3.000 m² Lahan Kentang Granola L di Kertasari

0

Kertasari, Kabupaten Bandung – Jumat, 1 Mei 2026
Sehari pasca sosialisasi kemitraan dengan PT Elevansi Agri Indonesia (PT Elevarm), Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Barat langsung tancap gas. Wakil Ketua Bidang Pertanian PW GP Ansor Jabar, Sahabat Ahmad Fathoni, memulai pengolahan lahan perdana seluas 3.000 m² untuk budidaya kentang varietas Granola L di Kecamatan Kertasari, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional ini menjadi simbol dimulainya “Jihad Ekonomi” kader Ansor di sektor pertanian. Lahan yang diolah merupakan demplot percontohan dari skema kemitraan yang disepakati bersama PT Elevarm pada Kamis (30/4/2026).

Buruh Tani Naik Kelas: Dari Penggarap ke Mitra Usaha
Ahmad Fathoni yang turun langsung mengoperasikan traktor tangan menegaskan makna Hari Buruh bagi petani kader Ansor.
“May Day ini bukan hanya soal buruh pabrik. Petani dan buruh tani juga tulang punggung ekonomi. Lewat kemitraan Granola L ini, kita ingin pastikan kader Ansor-Banser yang mayoritas buruh tani bisa naik kelas: punya kepastian harga, pendampingan, dan tidak lagi jadi korban tengkulak,” ujar Fathoni di sela pengolahan lahan.

Fathoni menambahkan, lahan 3.000 m² ini akan menjadi pusat belajar bagi kader tani Ansor-Banser se-Kertasari.
“Kita mulai dari 3.000 meter. SOP dari PT Elevarm kita terapkan ketat: olah tanah, pemupukan dasar, sampai tanam benih G2. Target 90-100 hari panen. Ini bukti Ansor tidak hanya sosialisasi, tapi langsung eksekusi,” tegasnya.

Tindak Lanjut Cepat Pasca MoU
Kegiatan ini merupakan realisasi cepat dari hasil sosialisasi kemitraan PW GP Ansor Jabar dengan PT Elevarm sehari sebelumnya. Dalam skema kemitraan tersebut, PT Elevarm berkomitmen menyediakan benih unggul, saprotan, pendampingan lapangan, dan jaminan pembelian hasil panen dengan harga kontrak.

Perwakilan Tim Lapangan PT Elevarm yang turut mendampingi pengolahan lahan menyebut demplot ini penting untuk kalibrasi.
“Lahan Pak Fathoni jadi role model. Semua perlakuan kita catat dan dampingi. Nanti hasil demplot ini jadi acuan untuk 50 hektare tahap awal yang akan digarap kader Ansor-Banser Kertasari,” jelasnya.

Target: Replikasi ke Seluruh Sentra Kentang
PW GP Ansor Jabar menargetkan model kemitraan ini direplikasi ke seluruh sentra kentang di Jawa Barat melalui jejaring BUMA: Badan Usaha Milik Ansor. Pengolahan lahan serentak oleh kader akan dimulai setelah benih dan saprotan tahap pertama didistribusikan PT elevarm