Bekasi, Ansor Jabar Online
Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Bekasi menggelar Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) pada Selasa, 13 Mei 2025, di Aula Kantor Kecamatan Rawalumbu. Kegiatan ini mengusung tema ‘Satukan Langkah, Kuatkan Barisan, Wujudkan Kota Bekasi Keren’, yang menjadi penegasan semangat soliditas dan kaderisasi organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama di wilayah perkotaan.
Rakorcab dihadiri oleh jajaran pengurus Pimpinan Cabang, perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC), Pimpinan Ranting, serta unsur Satkorkel dan Satkoryon Banser. Hadir pula perwakilan dari PW GP Ansor Jawa Barat dan Koordinator Wilayah Jawa Barat dari Pimpinan Pusat GP Ansor.
Ketua PC GP Ansor Kota Bekasi, Hasan Muhtar, dalam sambutannya menekankan pentingnya kedisiplinan struktur dan konsistensi arah gerak organisasi. Ia menyatakan bahwa Rakorcab merupakan momen penting untuk menyamakan visi dan menguatkan barisan.
“Struktur di bawah harus koheren dan satu komando dengan pimpinan di atasnya. Tanpa itu, organisasi akan kehilangan arah. Rakorcab ini menjadi momentum memperkuat barisan sekaligus menyamakan visi,” ujar Hasan.
Wakil Ketua PW GP Ansor Jawa Barat, Muhammad Jufri, memberikan apresiasi atas semangat kaderisasi yang terus dijaga di tengah tantangan perkotaan yang kompleks. Hal senada disampaikan Koordinator Wilayah Jabar dari Pimpinan Pusat GP Ansor, Affan Rozy. Ia menyebut GP Ansor Kota Bekasi sebagai contoh positif organisasi yang berhasil menjaga kesinambungan kaderisasi.
“Kota Bekasi bisa membuktikan bahwa kaderisasi tetap mungkin dilakukan, meski banyak yang pesimis. Ini pencapaian besar yang harus dipertahankan dan ditingkatkan,” tegas Affan.
Rakorcab juga menjadi sarana sosialisasi aturan terbaru organisasi, termasuk pembaruan sistem administrasi serta peningkatan kepatuhan struktur ranting dan PAC terhadap mekanisme permusyawaratan.
Melalui Rakorcab 2025 ini, GP Ansor Kota Bekasi kembali menegaskan komitmennya sebagai organisasi kepemudaan yang solid, progresif, dan konsisten memberi kontribusi nyata bagi agama, bangsa, dan pembangunan daerah.
Editor: Ilham Abdul Jabar



























